TANJUNGBALAI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam wadah Cipayung Plus Kota Tanjungbalai menyampaikan kekecewaan mendalam. Kegiatan Zikir dan Doa Bersama yang mereka gelar pada Sabtu (25/7/2026) berjalan lancar, namun tidak dihadiri satu pun pejabat yang diundang, baik dari unsur Pemerintah Kota ( Walikota dan Wakil Walikota ) maupun Kepolisian Resor Tanjungbalai ( Kapolres ).
Bukan hanya tidak hadir, menurut Ketua PC HIMMAH Kota Tanjungbalai Usman Ritonga yang mewakili seluruh elemen mahasiswa, pihak Polres yang menjadi lokasi kegiatan justru menutup akses pagar. Padahal para pemuda berharap bisa duduk bersama dalam kebersamaan.
“Jangankan mau ikut berzikir atau mengirim perwakilan, pagar justru ditutup. Kami menduga mereka justru ramai-ramai menyaksikan kegiatan kami dari balik tembok dan pagar,” ujarnya dengan nada kecewa.
Usman juga menambahkan bahwa kegiatan yang melibatkan elemen PMII, KAMMI, BEM STAI Al Hikmah, IPNU, GEMAS, hingga Pemuda Berbicara ini sejatinya memiliki niat mulia. Tiga tujuan utama yang diusung adalah mengembalikan marwah Tanjungbalai yang dulu dikenal luas sebagai Kota Ulama, mendukung sepenuhnya visi misi pemerintahan mewujudkan Tanjungbalai Emas, serta memberikan dukungan nyata terhadap segala upaya dan kerja keras jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini.
“Kami menegaskan, langkah kami murni berlandaskan rasa cinta kepada tanah air dan kepedulian mendalam terhadap masa depan Kota Tanjungbalai. Ketiadaan perwakilan serta sikap yang kami temui sungguh mencoreng semangat persaudaraan yang seharusnya terjalin antara pemuda, pemerintah, dan aparat”, ungkap beliau.
Selanjutnya beliau menyampaikan akan tetap berkomitmen untuk terus menjaga nama baik daerah, mendukung setiap kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan berdiri bersama aparat demi keamanan bersama. Namun kami berharap, kejadian ini menjadi cermin agar ke depannya pemerintah dan kepolisian tidak lagi memandang mahasiswa dan pemuda sebagai pihak yang harus dijauhi, melainkan mitra sejajar yang harus didengar, disambut, dan diajak berjalan beriringan.
Kami mengajak semua pihak untuk tidak membiarkan jarak sekat memisahkan kita, karena tujuan kita satu: memajukan Tanjungbalai demi kebaikan kita semua dan generasi yang akan datang,” pungkas Ketua PC. HIMMAH.
Penulis : Chairul Rasyid







